catatan yg lahir dari lubuk hati terdalam, ketika hanya dengan menulis menjadi teman dikala duka.....

Rindu..............

Aku ingin menuliskan sebait rindu buat seorang yg entah dimana sekarang, entah kapan bisa bertemu,
sebait rindu yang hanya aku dan Sang Khalik yg bisa merasakannya,
sebait rindu yg terpendam dengan kekuatan jiwa, iman yg makin menipis dan dgn keyakinan kuat yg berusaha dipertahankan

Ku ingin, melukiskan sebait rindu pada bulan yg tak nampak malam ini, pada bintang yg samar-samar dari kejauhan mata, dan pada angin malam yg berhembus begitu tenang.
Sebait rindu untuknya, rindu untuk segera bertemu dengannya, bersatu dalam ikatan suci pernikahan tanpa melalui hubungan yg terlarang.

Ku ingin menorehkan sebait rindu ini pada dedaunan, pepohonan dan dinding yg kusam,
sebait rindu tuk hamba Allah, yg senantiasa istiqomah di jalan cinta-NYA, yang sedang memperjuangkan agama-NYA dan yg sedang mencariku saat ini,

Tahukah kau wahai yg ku rindu, hati ini sangat merindukanmu, dimanakah nantinya Sang Maha Cinta mempertemukan kita? mengikatkan kita dalam ridho dan keberkahan-NYA, hingga kita pun bisa bersama-sama membangun istana kehidupan baru itu dgn cinta, kasih sayang, keberkahan dari-NYA.
Bersama berjuang untuk agama-NYA, melahirkan generasi2 dambaan ummat, meniti jalan dalam suka dan duka, bersama melewati semua itu dgn senantiasa bertawakkal kepada-NYA.

Mungkin saat ini, kita belum dipertemukan, ku kan selalu berusaha tuk berprasangka baik pada-NYA,
yahh...mungkin Allah ingin menempa kita lebih sempurna lagi dalam keimanan dan ketaqwaan, dalam kekuatan jiwa dan raga, merajut takdir yg terbaik buat kita nantinya.
Rindu ini membuatku belajar bersabar, bersabar tuk menanti waktu itu...menanti, mencari dan berdoa agar Allah segera mempertemukan kita. Ku harap kau disana yg tak ku tau wajahnya, berdoa dan berusaha tuk menjemputku. ku akan menanti,
menanti semua itu indah pada waktunya.



Read More......

Buat Mama..............


Mama yang ku sayangi, tangismu pecah lagi malam ini, ku lihat airmata itu jatuh...perih rasanya hati ini.

Mama...
janganlah menangis, cobaan ini tidak seberapa dibanding dengan orang lain, kita hanya belom mempunyai tempat tinggal tetap, masih harus berpindah-pindah dari satu rumah ke rumah lain. itu tidak seberapa mah, dibanding mereka yang kehilangan tempat tinggal, kehilangan harta, namun mereka tetap bertahan dan bersabar.

Tapi saya mengerti, tangisan itu adalah manusiawi, ketika manusia ditimpa cobaan mereka pun pasti menangis, apalagi kau hanya seorang perempuan, tanpa pendamping disisimu, saya tau kau sangat rapuh sama halnya denganku.

Mama, tetaplah tersenyum meski terasa sulit, tetaplah kuat meski kau lemah, tetap tabah, sabar meski terasa berat.

Mama, yakin dengan janji Allah bahwa bersama dengan kesulitan pasti ada kemudahan, kita hanya bisa berprasangka baik kepada Allah,
Yah mama....mungkin Allah rindu dengan tangisan kita tiap malam, sujud panjang kita ketika orang-orang terlelap.


Mama yg kucintai...Allah itu Maha Adil, Maha Melihat, Allah pasti menolong kita, cobaan ini mungkin saja Allah ingin menaikkan derajat kita, biarlah kita tidak memiliki derajat di mata manusia, tapi kita memiliki derajat di pandangan Allah, itu lebih nikmat mah...
Insya Allah semua ada jalannya, jangan bersedih mah....aku menyayangimu..

Read More......

Tentang Fatamorgana



Mengukir segala rencana disetiap waktu yg terlewati, mengikuti peta hidup yg telah ku buat..

Namun terkadang, tak sesuai dengan arahnya. Hampir seringkali ku terjatuh melewati segala rintangan, hambatan dan kecemburuan yg melukaiku.

Airmata itu tak tampak, airmata itu tersimpan dibalik senyuman dan kecerian..

yahh....berusaha tuk selalu dan selalu terlihat ceria, tersenyum, tertawa agar ku bisa mengabaikan keinginan itu.

mencoba tuk tidak menghiraukan keinginan tersebut dengan kesibukan yg sekarang ku jalani.

setiap kali kecemburuan itu muncul, hati seakan tergores tak tau kenapa. Setiap kali pula ku mencoba tuk tetap tegar, sabar, tawakkal menanti masa itu kan tiba, tapi entah kapan bisa ku rasakan.

Mencoba tuk peka disetiap takdir yg terbaik buatku, setiap ketetapanNYA...
yaah...aku percaya dengan janji-NYA, aku percaya dengan ketetapan-NYA.

Aku rindu disetiap malam yg terlewati terjaga tuk menangis, memohon dan meminta kepada-NYA..

mengiba perasaan ini yg entah kan ku bawa kemana.
menguatkan kaki ini tuk terus melangkah dan terus melangkah sampai masa itu terkabul.

ia seolah fatamorgana, ia tampak namun tak bisa ku sentuh..
hanya Sang Khalik yg tahu, kegalauan hati ini....tentang masa yg tak pernah ku tau.


Pasrah?? yaah..mungkin hanya ini yg bisa ku lakukan..
tegarkah?? harus...ku harus tetap tegar, bersabar dan berserah diri selalu kepada-NYA..


Ya Rabb.....

ajari hamba tuk tetap menjaga keiikhlasan meski berat,

ajari hamba tuk tetap tegar meski jalan ini sulit,

ajari hamba tuk tetap istiqomah meski godaan dunia terkadang menyilaukanku

ajari hamba tuk tetap berada di jalan-MU, hingga akhir masa...

hingga Engkau mengakhiri episode hidup ini...

ajari hamba ya Rabb......TUK SELALU MENCINTAIMU TANPA BATAS...


*goresan hati : Fitri*

Read More......

Tentang Perasaanku...



Perbedaan itu terlalu jauh dari logikaku, ibarat tepi dan jurang, ibarat minyak dan air...
aku khawatir jika ku biarkan semua ini, bisa saja aku jatuh kedalam jurang yg sangat dalam, sehingga bukan saja aku yang terluka namun orang-orang yg menyanyangiku pasti ikut terluka dan kecewa.

Tak ada seorangpun yg mengetahui takdirnya, tak ada seorangpun yg mengetahui kehidupannya nanti. aku tak mau mengharap sesuatu yg tak pasti, karena itu kan membuatku kecewa. aku cuman berharap kepada satu, kepada Sang Pemberi Kepastian, Rabb ku...Allah SWT.

Maaf jika membuatnya delima, bukan salahku jika kebimbangan itu merasuki jiwanya. sebab aku pun tak mengharap padanya. Jika pun nanti dia kan menuruti perasaannya itu haknya, bukan karena aku dan tak ada hubungannya denganku.

aku tak mau bermain api, karena aku tidak bisa menjamin diriku tidak akan terbakar.
sekuat-kuatnya logikaku, tapi kodratku sebagai perempuan yg memiliki perasaan sensitif terhadap sesuatu yg menyangkut dengan hati, seketika ku bisa rapuh.

Dia tak perlu merasa delima, tak perlu bersikap dingin, karna aku pun memahaminya. Memahami bahwa jurang itu terlampau jauh dari tepi, ibarat daratan dan lautan yg begitu dalam. biarkanlah waktu yg kan membawa pergi perasaannya dan angin yg menghapus hati yg sedang bimbang.

Ku ingin tetap bertingkah sewajarnya, seperti ketika dia mengenalku pertama kali.

Read More......

Bawalah pergi cintaku...........




Jika memang harus pergi, biarlah pergi...
jika memang harus meninggalkan, biarkan terlepas.....

ku ingin menikmati waktu yang masih panjang ini,
ku ingin semua terkabul sesuai harapan....

jika cinta harus pergi....biarkan pergi,
jika cinta harus ku tinggalkan, biarkan ku lepaskan,

biarlah angin yg membawa cinta itu, mengikuti sang waktu...
ku hanya berharap waktu ini cepat berlalu, hingga ku dapat mewujudkan impianku...

biarlah waktu membawa ia pergi, hingga ia datang dengan sendirinya
datang dengan waktu yg tepat, hingga aku pun bisa tersenyum tuk menyambutnya.....

Aku yakin waktu kan membawa cinta itu kembali padaku..
bawalah pergi cintaku...................

Read More......

Tanpa Bintang


Tanpa bintang....
Tahun ini tepat tujuh tahun kami tak bersama dengannya sejak 'perpisahan' yg memilukan itu, tahun 2004 silam dia memilih untuk meninggalkan kami, dengan sebab yg kadang kami sendiri tak mengerti. Padahal kami masih sangat membutuhkannya untuk senantiasa mendampingi kami dalam suka maupun duka.

Tanpa bintang....
Sejak perpisahan itu, kami belajar untuk mandiri, bertahan dan terus melanjutkan hidup dengan berbagai persoalan yg datang menyerang tanpa kenal waktu dan kondisi. Hingga kami pun mampu melewati semua duri yg menyisakan luka, hingga kami bisa melewati badai yg tidak jarang menghempaskan kami jauh terpelanting hingga kami pun harus terus belajar tuk tetap bangkit meski tertatih.


Tanpa bintang....
setiap kali orang lain menanyakan tentang 'dia' mulut kami tak sanggup tuk mengatakan jawabannya, dengan berbagai alasan dan cara kami berusaha mengalihkan pembicaraan.

Tanpa bintang.....
kami harus tutup telinga dari omongan orang lain, dari segala macam fitnah yg timbul karena kami tak lagi bersamanya. Hanya luka yg menyisakan perih di hati kami. Tapi kami pun tetap berusaha tuk menepis itu semua, agar kami tetap melangkah melewati hidup yg tak sempurna ini.

Tanpa Bintang ..... malam kan tetap berlalu
Tanpa bintang ..... Rembulan kan tetap bersinar indah
Tanpa bintang ..... hidup kan terus berjalan...hingga akhir waktu..

Tanpa bintang ..... kami kan tetap tersenyum pada dunia meski luka itu masih ada..


*goresan hati : Fitri*

Read More......

Di bawah Langit-NYA


Di Bawah Langit-NYA....

segala kekuasaan-NYA sangat tampak,
segala kemahabesaran-NYA terlihat jelas
segala nikmat-NYA terbentang luas tak terhingga
segala karunia tak terhitung oleh bilangan..

di bawah langit-NYA

manusia justru menampakkan kesombongan,
lupa siapa yg menciptakannya, seolah menjadi jelmaan fir'aun,
bersujudpun susah tuk tertunaikan...
astagfirullah......
sedangkan kematian kan selalu mengikuti..
tak kenal waktu ataupun usia,
jika IA berkehendak maka sekejap saja semua kan berakhir...


di bawah langit-NYA...

ada hamba-hamba yg senantiasa merindukan-NYA
hamba yg merindukan perjumpaan dengan-NYA
hamba yg rela mengorbankan segalanya tuk meraih cinta-NYA
hamba yg senantiasa merendahkan diri dihadapan-NYA
hamba yg selalu menetaskan airmata disetiap sujud panjangnya

di bawah langit-NYA

skenario-NYA berjalan sesuai ketetapan-NYA yg tercatat di lauwh mahfuz
manusia harus bersedia ikhlas tuk menerima apapun ketetapan-NYA
sebab...dibawah langit-NYA tersimpan sebuah misteri
misteri hidup yg kan terungkap atas nama cinta-NYA, atas nama kehendak-NYA
manusia hanya perlu selalu berhusnudzon kepada SANG KHALIK.....

di bawah langit-NYA
ada cinta, perjuangan, kekuatan tuk bertahan agar tetap berada di jalan-NYA
hingga kebahagian yg hakiki itu dapat dirasakan.

By : Fitri zahra

"Tulisan pertama pada malam pertama Ramadhan 1431 H
sebgai ungkapan syukurku krna masih diberikan waktu tuk merasakan ramadhan tahun ini"

Read More......

Kuliah, Kerja dan Dakwah


Kuliah, kerja dan Dakwah

Merupakan rangkaian dalam satu amanah, yang dimana masin2g harus berjalan secara balance dalam kehidupan. Ketiganya memiliki skala priotas, skala ratio dan skala interval sehingga terkadang salah satunya ada yang terabaikan.
Tidak menutup kemungkinan kita diperhadapkan dalam dilema dari ketiganya sehingga skala prioritas pun tergoyahkan oleh skala ratio yang disebabkan karena keadaan ataupun kondisi.

Dilema yg biasa terjadi, terutama dari pengalaman pribadi yakni ada saatnya kuliah jadi prioritas yg bertabrakan dengan kerjaan dan kewajiban dakwah. Yang dimana kita tahu dakwah merupakan kewajiban kita sebagai hamba-NYA yg harus tertunaikan meski situasi dan kondisi bertolak belakang dari kewajiban dakwah itu.
Begitupun halnya dengan kerja, ada saatnya kondisi tak memungkinkan bagi kita untuk tetap menunaikan keduanya, kerja dan dakwah. Hal ini lumrah, sebab kita adalah manusia biasa yg memiliki banyak kekurangan, sehingga ada saatnya salah satu dari ketiga amanah tersebut terabaikan.


Kuliah, kerja dan Dakwah

Satu mata rantai yang menuntut kita untuk pandai memanage waktu, emosi dan logika sebab ketiganya memiliki unsur terpenting dalam pemahaman kita terhadap kewajiban dunia dan akhirat.
namun ketiga mata rantai diatas secara tidak langsung mampu melatih kita untuk berada pada kebijaksanaan jika kita mampu menunaikan ketiganya terlepas dari skala prioritas, interval dan ratio tersebut. Sehingga kita pun akan merasakan kemenangan yang hanya bisa dirasakan oleh hati dan jiwa kita.
Ketika kita sedang beristirahat cobalah untuk merasakan betapa kita telah meraih kemenangan jika ketiga amanah diatas mampu tertunaikan hari ini, esok ataupun nanti.

Kuliah, Kerja dan Dakwah

Memerlukan stamina yg kuat untuk bisa menjalani ketiganya, sebab kalo kita sakit tentunya ketiganya akan berhenti meskipun hanya sesaat.
Dan tentunya memerlukan atmosfir agar kita senantiasa istiqomah, senantiasa semangat meskipun terkadang ada keluhan yang terlontarkan.
Ikhlas, sabar dan tawakkal adalah atmosfir bagi jiwa kita, untuk tetap teguh dan tangguh melaksanakan amanah-amanah tersebut.
yang nantinya, kita akan memetik "buah" yang manis, tidak hanya di dunia namun di akhirat kelak, bukankah Rasulullah berpesan bahwa "Berkerjalah seolah engkau akan hidup selamanya, dan Beribadahlah engkau seolah kau akan mati esok"

Saya yakin kita akan mampu menunaikan ketiganya, sebab kita tahu kita akan memetik "buah" manis itu tidak hanya satu tapi sebanyak yang kita inginkan,
sebanyak tetesan keringat dan sebanyak waktu yg dikorbankan untuk menunaikan ketiganya.

yakinlah sobat...^_^

oleh :
- Fitri zahra -
(tulisan ini lahir dari dilema ketiganya ^_^ )
Makassar, 22 Juli 2010

Read More......

Bila Sholat dijadikan Kebutuhan


Bila sholat dijadikan kebutuhan..
seperti tubuh yg memerlukan nutrisi,
tentu tak ada lagi kata berat menunaikannya.

Bila sholat dijadikan kebutuhan..
seperti tubuh yg memerlukan pakaian untuk menutupi aurat,
tentu diri sangat malu jika tak melaksanakannya,

Bila sholat dijadikan kebutuhan...
seperti tubuh yg memerlukan nafas untuk tetap hidup
tentu kan senantiasa ditunaikan meski tubuh dalam keadaan sekarat,

Bila sholat dijadikan vitamin buat Ruh..
tentu kan tercipta akhlak yg baik, dengan shalat khusyunya..

namun, entah kenapa kita masih sulit menunaikannya?
sedangkan Sang Pencipta tak pernah meminta bayaran atas Nafas yg masih diberikan hingga saat ini,
jantung yg masih berdetak karena kehendak-NYA, rejeki yg tak pernah putus dari-NYA,
lalu kenapa diri kita begitu sulit tuk menunaikan sholat?
sedangkan amal yg pertama dihisab adalah SHOLAT, bukan yg lain dulu..

sahabat.....
Penyesalan itu memang selalu dibelakang,
jangan sampai ketika 'masa' itu tiba kita kan menyesal,
masa dimana mulut dikunci,
masa dimana manusia berteriak memohon minta kepada Rabbnya agar dihidupkan kembali ke dunia, dgn dalih kan melaksanakan semua perintah-NYA, sudah tidak ada artinya lagi.

sahabat...
bertanyalah pada hati nuranimu,
apakah dua kali kau dilahirkan ke dunia?? tentu tidak,
sebab itu, selagi masih ada waktu..selagi pintu taubat-NYa masih terbuka Sholatlah..

sahabat...
ketahuilah, Allah TIDAK AKAN RUGI jika kita tidak sholat
yg rugi dan celaka adalah kita sendiri
sebab masing2 manusia kan mempertanggungjawabkan dirinya dihadapan Allah kelak,
namun IA akan murka jika untuk menyembah-NYA saja, kita begitu sulit menunaikannya.

sahabat...
masih ada waktu,
nafas masih diberikan,
jantung masih berdetak,
gunakanlah semua itu tuk menyembah-NYA,
karena sholatmu, bukti rasa syukurmu pada-NYA.

ayo Sholatlah...^_^

by : Fitri zahra
Makassar, 6 Juli 2010

Read More......

Problematika Hidup


Beberapa hari yang lalu aku mendengar musibah kehilangan yang menimpa salah satu keluarga yang berimbas pada permasalahan keluarganya yg panjang. Hari ini aku mendapat telpon dari salah seorang akhwat kalo kemarin dia juga kena musibah kehilangan dompetnya, dalam dompet itu ada kartu ATM dan sejumlah uang. Innalillah...

hmmm...makin hari keadaan dan kebutuhan hidup semakin sulit, ada yang tak sabar dengan keadaan ekonominya akhirnya menempuh jalan yang singkat dan salah, ada juga yang tak sabar ketika musibah itu datang dengan menyalahkan terus menerus keluarganya yg tertimpa musibah. Ibarat jatuh ketimpa tangga pula. ada juga yg tak sabar terhadap pekerjaannya, tidak tekun dan konsisten menjalani pekerjaan yang ia geluti, sengaja bermalas-malasan, sengaja buang2 waktu dan sebagainya. yang akhirnya berimbas pada kerugian dirinya sendiri dan juga keluarganya.

sekelumit problematika hidup hanya karena ketidak sabaran sehingga merugikan banyak pihak, baik dirinya sendiri maupun orang lain. aku jadi bertanya sendiri, apakah jaman sekarang sudah begitu sulit sehingga hal yang tidak diinginkan terjadi? entahlah...,
hanya yang bisa ku katakan tak ada suatu permasalah yang tidak ada jalan keluarnya, selama kita masih berusaha dengan sungguh2 dengan menempatkan keikhlasan dan kesabaran sebagai "setir" arah hidup kita, dan tentunya dengan menggunakan iman dan takwa sebagai "mesin" tuk menjalankan dan melewati hidup yang memang serba sulit ini.

Hidup yang serba sulit dan susah,tidak akan bisa terlewati dengan kita membuat susah orang lain, yang ada malah dosa yang kian bertambah dengan mendzalimi orang lain dan juga diri sendiri.
problematika hidup kan selalu ada, sebab kita hidup dunia ini bukan untuk kesenangan semata, tapi kita hidup di dunia ini untuk beribadah kepada-NYA dan berbuat segala kebaikan, menebar kebaikan dimanapun kita berada.

"apapun permasalahan yang dihadapi, ia akan terlewati dengan sendirinya..berusahalah tuk lebih memahami dan mengendalikan kondisi dan situasi yang sering tak menyenangkan...bersabarlah...sebab kesabaran selalu berbuah yang manis.."

*tuk saudari2ku, terkhusus buat kakakku sendiri..ishbir ya..^_^

By : Fitri zahra

Read More......

Sekedar ingin berbagi...


*forwad sms dari seorang sahabat
semoga bermanfaat...^_^


Hidup adalah belajar..

belajar bersyukur meski tak cukup,

belajar ikhlas meski tak rela,

belajar taat meski berat,

belajar memahami meski tak sehati,

belajar bersabar meski terbebani,

belajar setia meski tergoda,


belajar dan terus belajar dengan keyakinan setegar karang,

tapi sudah menjadi kodrat, hati seperti air laut bergelombang,

kadang pasang kadang surut, terkadang pula sering terbawa arus,

maka dari itulah kita harus belajar untuk tetap berada di jalan yang BENAR,

belajar menjadi LEBIH BAIK...

*KEEP FIGHT & ISTIQOMAH...:)

Read More......

5 tipe gambaran Rumah tangga..


Oleh : Neng Fitri (Makassar, 14 Maret 2010) 

Tulisan ini lahir dari hasil diskusi ringan dengan salah satu sahabatku, dan aku pun tertarik tuk membuat suatu tulisan dari hasil berbincangan kami, hmm..mungkin masih sangat kurang..bagi pembaca mohon kritik dan sarannya ya..let's see..^_^


1. Rumah bertipe hotel
Gambaran kehidupan rumah tangga yang hanya datang nginap, makan, mandi lalu pergi lagi tanpa adanya komunikasi atau pendekatan dan keakraban terhadap masing-masing pasangan ataupun dengan anak-anak. Kehidupan rumah tangga yang menoton dan sudah tentu membosankan.
2. Rumah bertipe Rumah Sakit.
Seperti gambaran rumah sakit, yang ada pasien, dokter dan perawat. Kehidupan rumah tangga yang didalamnya hanya ada “take” and “Give” seakaan tak ada hubungan emosional, yang ada hanya hubungan sosial tak lebih dari itu.

3. Rumah bertipe Kuburan.
Sunyi, senyap,gelap seperti tak ada kehidupan. Tidak ada saling komunikasi dan ibarat rumah yang sudah mati, yang didalamnya hanya ada kesunyian dan kesepian.

4. Rumah bertipe Pendidikan.
Ini lebih baik dari ketiga gambarana rumah tangga. Kehidupan rumah tangga yang menggambarkan adanya komunikasi, saling bertukar pikiran dan mendidik pasangannya satu sama lain. Anak-anak yang bisa belajar pada orangtunya sehingga tercipta kehidupan yang selaras dan seimbang. Adanya pembelajaran di lingkungan keluarga sehingga mampu membuat generasi yang cerdas dan kaya akan ilmu.

5. Rumah tipe Mesjid.
Ini yang lebih baik dari semua gambaran rumah tangga diatas. Rumah yang menggambarkan kehidupan laksana mesjid, yang didalamnya saling mengingatkan, menasehati dan adanya kebersamaan antar pasangana suami istri dan anak-anak. Kehidupan yang berpedoman pada ajaran-ajaran islam, dengan menjadikan Al-qur’an dan Sunnahnya sebagai penunjuk arah kehidupan. Sehingga mampu menciptakan kehidupan yang sakinah mawaddah warrahmah sampai akhir kehidupan...Subhanallah..

sekarang yang jadi pertanyaannya , kita berada di dalam rumah yang mana? atau kita sedang membuat tipe gambaran rumah yang mana?? jawabannya ada pada kita sendiri, terutama bagi yang telah berumah tangga. Rumah yang seperti apa yang mampu kita ciptakan??silahkan jawab sendiri kawan..^_^

Read More......

Perasaan VS Logika


by : Fitri

Perasaan mengatakan iya
logika mengatakan tidak

Perasaan selalu memberi mimpi-mimpi yang indah
logika memberikan kenyataan yang sebenarnya

Perasaan masih tersisa sesuatu yang lalu
logika selalu saja menepisnya

Perasaan hanya membawa kepahitan
Logika memberi pandangan yang realistis

Perasaan sering terbawa oleh suasana
logika mengendalikan suasana

Perasaan seringkali rapuh
logika membuat kuat dan tangguh

Perasaan mendatangkan Cinta
Logika menyeimbangkan antara cinta dan kenyataan sebenarnya

Perasaan hampir seringkali membuat luka
Logika menutupi luka itu dengan menatap masa depan yang pasti


Perasaan hanya bisa menyisakan airmata
Logika menghapus airmata dengan realita kehidupan yang harus dihadapi dengan tegar..

Perasaan Vs logika
manakah yang akan menang?
setidaknya kedua2nya mesti dijalani dengan SEIMBANG
sebab di dunia ini tak ada yang pasti
ajal, rejeki, jodoh menjadi rahasia-NYA..
manusia hanya mampu berusaha dan menjalani kehidupan ini dengan lebih baik
Perasaan 50% dan Logika 50%, mungkin ini lebih baik..

bagaimana??

Read More......

Rintihan hati

Ya Rabb....
genap 5 tahun hijrahku dari dunia itu, namun sangat sedikit yang berubah dariku..
bahkan aku merasa aku yang dulu kembali lagi...entah kenapa...

Ya Rabb...
karena kasih sayangMu aku bisa seperti sekarang ini..
karna cinta-MUlah aku bisa melaksanakan kewajibanku sebagai seorang hamba..
akan tetapi, hamba seakan begitu sombong tuk selalu bersyukur pada-MU
sangat sedikit ucap syukur dan dzikirku pada-MU...
yang ada hanya keluh kesah yang tak terbendung..
maafkan aku ya Rabb..astagfirullah...

hamba merinding setiap kali mengingat akan siksa kubur dan panasnya api neraka
jauhkan hamba dari siksa yang pedih...
dan hamba menangis setiap kali membayangkan syurga-MU yang begitu indah...
akankah aku bisa kesana?ampunan dari-MU yang bisa mengantarkanku kesana...


Ya Rabb.....
hamba berharap Engaku tak bosan mendengar segala rintihanku...
karena hanya engkaulah tempatku bersandar..
hanya pada-MU tenpatku mengdau dan hanya kepada-MU aku bersujud...
hanya Engkau yang tahu seberapa rindu hamba pada-MU dan pada Rasul2MU...
namun...akankah ku dapat menjumpai??

Ya Allah....
jika waktu ini Engkau hentikan sekarang, ku hanya berharap kasih sayang dan cinta-MU untuk menyelamtkan aku dari siksa di akhirat nanti...

Ya Rabb....
beri aku waktu dan umur yang cukup..agar kudapat termasuk kedalam orang2 yang kan berjumpa denganMU.....

Ya Rahman....
ampunkan hamba..
begitu banyak dosa yang tak terukur disebabkan oleh kelalaianku sendiri dan nafsu yang kadang tak terkendali oleh rasa ego yang tinggi...

Ya Rabb....
hanya Engkau yang tau seberapa rasa sayang, cinta dan rinduku pada-MU
banyak waktu yang terbuang dengan sia-sia....
malam-malam yang terlewat karena terlelap dalam buaian dunia
astagfirulallah al'adzim.........

rintihan hatiku yang kutujukan hanya pada-MU...
ku berharap masih ada kesempatan sekali lagi untuk memperbaiki segalanya...
ku yakin Engakau akan memberikan untukku...
karena limpahan kasih sayang dan CintaMU selalu tercurah untuk hamba-hamba yang senantiasa berusaha memperbaiki dirinya....

Read More......

Dunia Baruku....

Aku memiliki dunia yang baru yang menceritakan tentang kecerian, kebersamaan, ketulusan hati dan persahabatan.

Dunia yang membuatku jadi berbeda, yang membuatku bisa bermanfaat tuk orang lain, yang membuatku bisa menciptakan kreasi sendiri.

Dunia yang makin membuatku bisa lebih banyak belajar dan menyongsong masa depan yang lebih baik, dengan selusin planning kedepan...

Dunia itu bernama kampus…dunia kampus..yah..inilah dunia baruku..
Aku seakan lebih bisa menata kembali puing2 rencana yang berserakan dan tak punya arah yang pasti....
aku bisa melihat harapan dan berbagai peluang yang dapat ku raih dengan dunia baruku ini....

Dunia yang penuh warna dan beragam karakter, membuat perbedaan itu selalu ada,
mulai dari perbedaan paradigma, fikroh dan life style...


Tapi tak ada yang salah dari perbedaan itu, justru perbedaan itulah yang menyatukan kami dengan kuatnya kebersamaan.
Jika ada temen yang ditimpa musibah..temen2 kelasku dengan spontan mengimpulkan kami tuk bersama-sama membantu teman yag tertimpa musibah, begitu eratnya rasa social mereka...I love u my Friends..^_^

inilah duniaku....dan aku sedang menikmatinya...

Read More......

Bimbang

Seribu pertanyaan sedang menghinggapku, entah dari mana asalnya, ku mencoba untuk berpikir jernih dengan logika, namun yang ada hanya kehampaan,
Aku bimbang.....

Menyusuri jalan panjang dengan setitik iman dan sebongkah kesalahan masa lalu, membuat hatiku menangis dan menjerit,
Aku bimbang....

Ada apa dengan diri ini, ada apa dengan hati ini, ada apa dengan logika ini, seakan semua itu tak menemukan jawaban yang pasti, rasa cinta dan perhatian dari saudara seperjuangan seakan membuatku makin galau,
Aku bimbang.....


Dibalik tirai jiwa ku menatap langit, memandang ciptaan Sang Maha karya yang Agung, aku menangis dalam kegalauan, ku terdiam dalam kesendirian, bibir kaku tak mampu berucap, hati menjerit,
Aku bimbang....


Pertanyaan-pertanyaan itu membuatku makin goyah dari apa yang ku genggam, dari apa yang kudapat dari lingkaran kecil itu dan aku seakan telah jauh dari kebersamaan dan keceriaan lingkaran itu…ukhuwah dengan saudariku..
Aku bimbang.....

Entah sampai berapa lama ku bertahan, sampai sejauh mana ku tetap berada dalam ukhuwah ini dengan seribu pertanyaan yang membuatku makin jenuh, bosan dan lelah,
aku bimbang.....

Pertanyaan ini belum terjawabkan, setiap kali pertanyaan ini ku ajukan, yang kudapat hanya selentingan perkataan tak searah dengan apa yang ku pahamkan, yang hanya terlontar ungkapan yang tak mengenakkan hati,
ku makin bimbang......

haruskah ku bertahan??
Ya rabb, ku mohon selalu petunjuk dan arah yang mana yang terbaik buatku..
karena ENGKAULAH yang mampu memberikan jawaban-jawaban atas pertanyaan hatiku ini...

Ya Allah..Engkau tahu betapa tertatihnya hamba dalam meniti jalan ke syurga-MU..betapa banyak peluang kebaikan yang terabaikan..Maafkan hamba ya Allah...

sebab meski berlalu usia dalam bilangan yang banyak, masih sedikit syukurku pada-MU....

Read More......

Masa Lalu............


Ia pergi dengan menyisakan kenangan
Yang penuh dengan suka, duka, tangis dan tawa
Ia pergi dengan menyisakan pelajaran
Yang membuat kaki melangkah ke jalan-NYA

Masa lalu….

Masa kini dan akan datang takkan pernah ada jika masa lalu pun tak ada
Ia membuatku lebih banyak belajar tentang makna dan arti hidup
Ia membuatku lebih berhati-hati setiap mengambil keputusan agar nantinya tak menyisakan penyesalan
Ia menjadi sahabat yang senantiasa membuatku teringat tentangku yg lampau


Masa lalu….
Kini tinggal goresan hidup tangis dan bahagia
Yang hanya aku dan DIA yang tau
Masa lalu..membuatku makin mengerti dan memahami buat apa ku hidup dan ku diciptakan
Masa lalu…dengan segunung kesalahan dan penyesalan hingga ku kembali ke jalan-NYA

Dengan Cinta dan Kasih Sayang-NYA ku bisa melewati masa lalu itu
Dengan Rahmat-NYA ku bisa berada dalam komunitas yang tak pernah terpikir sedikitpun olehku

Allahu Rabbi…..
hingga saat ini masa lalu itu masih selalu bersemayam dalam ingatanku
Masa lalu..yang akhirnya ku menemukan jalan hidayah-MU

Alhamdulillah
Sujudpun tak memuaskan keinginan hamba tuk menghanturkan sembah syukurku sedalam kalbu
Alhamdulillah..

Allahu Rabbi……
Hanya Engkau yang tahu seberapa besar rasa cinta dan rinduku pada-MU…


Hamba sahaya…
Fitri

Read More......

Pergilah......

Pergilah..
jika memang itu yang terbaik, yang bisa membuat hati lupa padanya, yang bisa membuat langit kembali cerah seperti sediakala, yang bisa mengubah tangisan menjadi senyuman..

Pergilah...
Bersama hati yang telah beku, yang telah tertutup untuk yang lain selain-NYA

Pergilah...
bersama kenangan yang akan terlupakan, walaupun sulit tuk menghilangkan dari memori hati ini...

Pergilah...
Jangan pernah kembali kalau hanya membuat hati menangis dan terluka
kalau hanya bisa membuat harapan yang hampa dan tak pasti

Pergilah....
Agar senyuman itu bisa kembali, agar keceriaan itu bisa mengisi hari-hariku yang kelam oleh rasa yang salah dan tak pantas..

Pergilah....
Bersama angin yang berhembus, hujan yang membasahi dan mentari yang perlahan tenggelam, bersama tangisan yang tak tampak oleh mata dunia...

Pergilah......
Pergilah.........

goresan Hati : Fitri

Read More......

Lilin Kecil


Dulunya lilin itu bersinar, menerangi yang sepi dan senyap
Dulunya lilin kecil itu menyala oleh sebuah harapan yang amat sangat
Lilin kecil yang menyala dengan kecerian, mencairkan jiwa yang beku
Memberikan sinaran kecerian dan cahaya pengharapan

Namun,….
Lilin kecil itu telah redup kembali
Lilin kecil itu telah padam kembali
Setelah ia tahu….kenyataan yang tak sesuai dengan harapannya..
Lilin kecil itu redup bersama tangisan hati yang tak tampak
Disaat sepi dan sendiri…cahaya lilin itu memadam dengan airmata yg berlinang

Walaupun jiwanya menangis,
namun..Lilin kecil itu tetap tersenyum dihadapan dunia
sebab ia yakin akan ada esok yang menyalakan ia kembali
entah kapan…tapi ia tak berharap...

lilin kecil itu hanya berharap pada Sang Penguasa, yang mengatur segalanya
lilin kecil itu yakin, bahwa Sang Khalik memiliki rencana yang terbaik buatnya
yang pastinya takkan membuahkan kekecewaan..

Lilin kecil itu kini telah redup dan beku,

dan entah kapan bisa menyala kembali....

Goresan hati : Fitri Zahra


Read More......

Atas Nama Cinta


Atas nama cinta, kehidupan ini ada

Atas nama cinta, manusia ada di dunia ini

Atas nama cinta, kehidupan di dunia ini terus berjalan

Atas nama cinta, makhluk hidup saling membutuhkan

Atas nama cinta, manusia saling tertarik satu dengan yang lain

Atas nama cinta, manusia rela mengorbankan segalannya

Atas nama cinta, manusia kadang buta akan dirinya

Atas nama cinta, racun menjadi obat...empedu menjadi madu, tangis menjadi tawa..

Atas nama cinta, puisi indah tercipta...

Atas nama cinta, mengubah kekerasan hati jadi lunak

Atas nama cinta, mengubah kebencian menjadi rasa sayang

Dan...
Atas nama cintalah...kehidupan di dunia ini akan berakhir dengan kuasa dan kehendak-NYA..

Semua atas nama cinta yang didasarkan pada cinta yang hakiki

Cinta yang bermuara pada rasa cinta kepada-NYA
Cinta yang abadi nan suci tanpa kekecewaan
Cinta yang karena-NYA kita siap mengorbankan segala apa yg dimiliki
Cinta yang begitu agung, yang dengannya kita siap meninggalkan cinta yang lain karena-NYA..

Atas nama cinta...semua akan indah pada waktunya...

By : Fitri zahra
Makassar, 3 Agustus 2009

Read More......