catatan yg lahir dari lubuk hati terdalam, ketika hanya dengan menulis menjadi teman dikala duka.....

Tentang Perasaanku...



Perbedaan itu terlalu jauh dari logikaku, ibarat tepi dan jurang, ibarat minyak dan air...
aku khawatir jika ku biarkan semua ini, bisa saja aku jatuh kedalam jurang yg sangat dalam, sehingga bukan saja aku yang terluka namun orang-orang yg menyanyangiku pasti ikut terluka dan kecewa.

Tak ada seorangpun yg mengetahui takdirnya, tak ada seorangpun yg mengetahui kehidupannya nanti. aku tak mau mengharap sesuatu yg tak pasti, karena itu kan membuatku kecewa. aku cuman berharap kepada satu, kepada Sang Pemberi Kepastian, Rabb ku...Allah SWT.

Maaf jika membuatnya delima, bukan salahku jika kebimbangan itu merasuki jiwanya. sebab aku pun tak mengharap padanya. Jika pun nanti dia kan menuruti perasaannya itu haknya, bukan karena aku dan tak ada hubungannya denganku.

aku tak mau bermain api, karena aku tidak bisa menjamin diriku tidak akan terbakar.
sekuat-kuatnya logikaku, tapi kodratku sebagai perempuan yg memiliki perasaan sensitif terhadap sesuatu yg menyangkut dengan hati, seketika ku bisa rapuh.

Dia tak perlu merasa delima, tak perlu bersikap dingin, karna aku pun memahaminya. Memahami bahwa jurang itu terlampau jauh dari tepi, ibarat daratan dan lautan yg begitu dalam. biarkanlah waktu yg kan membawa pergi perasaannya dan angin yg menghapus hati yg sedang bimbang.

Ku ingin tetap bertingkah sewajarnya, seperti ketika dia mengenalku pertama kali.

2 komentar:

dalammmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm

Terasa dan sampai pesannya..!! Salam Ukhuwah ya. seneng baca artikel dari para aktivis dakwah. Mari bersama saling silaturahmi di blog muslim. Sahabat pena lewat : www.cahayapena.com

Posting Komentar