
*forwad sms dari seorang sahabat
semoga bermanfaat...^_^
Hidup adalah belajar..
belajar bersyukur meski tak cukup,
belajar ikhlas meski tak rela,
belajar taat meski berat,
belajar memahami meski tak sehati,
belajar bersabar meski terbebani,
belajar setia meski tergoda,
belajar dan terus belajar dengan keyakinan setegar karang,
tapi sudah menjadi kodrat, hati seperti air laut bergelombang,
kadang pasang kadang surut, terkadang pula sering terbawa arus,
maka dari itulah kita harus belajar untuk tetap berada di jalan yang BENAR,
belajar menjadi LEBIH BAIK...
*KEEP FIGHT & ISTIQOMAH...:)
Read More......

Oleh : Neng Fitri (Makassar, 14 Maret 2010)
Tulisan ini lahir dari hasil diskusi ringan dengan salah satu sahabatku, dan aku pun tertarik tuk membuat suatu tulisan dari hasil berbincangan kami, hmm..mungkin masih sangat kurang..bagi pembaca mohon kritik dan sarannya ya..let's see..^_^
1. Rumah bertipe hotel
Gambaran kehidupan rumah tangga yang hanya datang nginap, makan, mandi lalu pergi lagi tanpa adanya komunikasi atau pendekatan dan keakraban terhadap masing-masing pasangan ataupun dengan anak-anak. Kehidupan rumah tangga yang menoton dan sudah tentu membosankan.
2. Rumah bertipe Rumah Sakit.
Seperti gambaran rumah sakit, yang ada pasien, dokter dan perawat. Kehidupan rumah tangga yang didalamnya hanya ada “take” and “Give” seakaan tak ada hubungan emosional, yang ada hanya hubungan sosial tak lebih dari itu.
3. Rumah bertipe Kuburan.
Sunyi, senyap,gelap seperti tak ada kehidupan. Tidak ada saling komunikasi dan ibarat rumah yang sudah mati, yang didalamnya hanya ada kesunyian dan kesepian.
4. Rumah bertipe Pendidikan.
Ini lebih baik dari ketiga gambarana rumah tangga. Kehidupan rumah tangga yang menggambarkan adanya komunikasi, saling bertukar pikiran dan mendidik pasangannya satu sama lain. Anak-anak yang bisa belajar pada orangtunya sehingga tercipta kehidupan yang selaras dan seimbang. Adanya pembelajaran di lingkungan keluarga sehingga mampu membuat generasi yang cerdas dan kaya akan ilmu.
5. Rumah tipe Mesjid.
Ini yang lebih baik dari semua gambaran rumah tangga diatas. Rumah yang menggambarkan kehidupan laksana mesjid, yang didalamnya saling mengingatkan, menasehati dan adanya kebersamaan antar pasangana suami istri dan anak-anak. Kehidupan yang berpedoman pada ajaran-ajaran islam, dengan menjadikan Al-qur’an dan Sunnahnya sebagai penunjuk arah kehidupan. Sehingga mampu menciptakan kehidupan yang sakinah mawaddah warrahmah sampai akhir kehidupan...Subhanallah..
sekarang yang jadi pertanyaannya , kita berada di dalam rumah yang mana? atau kita sedang membuat tipe gambaran rumah yang mana?? jawabannya ada pada kita sendiri, terutama bagi yang telah berumah tangga. Rumah yang seperti apa yang mampu kita ciptakan??silahkan jawab sendiri kawan..^_^
Read More......

by : Fitri
Perasaan mengatakan iya
logika mengatakan tidak
Perasaan selalu memberi mimpi-mimpi yang indah
logika memberikan kenyataan yang sebenarnya
Perasaan masih tersisa sesuatu yang lalu
logika selalu saja menepisnya
Perasaan hanya membawa kepahitan
Logika memberi pandangan yang realistis
Perasaan sering terbawa oleh suasana
logika mengendalikan suasana
Perasaan seringkali rapuh
logika membuat kuat dan tangguh
Perasaan mendatangkan Cinta
Logika menyeimbangkan antara cinta dan kenyataan sebenarnya
Perasaan hampir seringkali membuat luka
Logika menutupi luka itu dengan menatap masa depan yang pasti
Perasaan hanya bisa menyisakan airmata
Logika menghapus airmata dengan realita kehidupan yang harus dihadapi dengan tegar..
Perasaan Vs logika
manakah yang akan menang?
setidaknya kedua2nya mesti dijalani dengan SEIMBANG
sebab di dunia ini tak ada yang pasti
ajal, rejeki, jodoh menjadi rahasia-NYA..
manusia hanya mampu berusaha dan menjalani kehidupan ini dengan lebih baik
Perasaan 50% dan Logika 50%, mungkin ini lebih baik..
bagaimana??
Read More......
Ya Rabb....
genap 5 tahun hijrahku dari dunia itu, namun sangat sedikit yang berubah dariku..
bahkan aku merasa aku yang dulu kembali lagi...entah kenapa...
Ya Rabb...
karena kasih sayangMu aku bisa seperti sekarang ini..
karna cinta-MUlah aku bisa melaksanakan kewajibanku sebagai seorang hamba..
akan tetapi, hamba seakan begitu sombong tuk selalu bersyukur pada-MU
sangat sedikit ucap syukur dan dzikirku pada-MU...
yang ada hanya keluh kesah yang tak terbendung..
maafkan aku ya Rabb..astagfirullah...
hamba merinding setiap kali mengingat akan siksa kubur dan panasnya api neraka
jauhkan hamba dari siksa yang pedih...
dan hamba menangis setiap kali membayangkan syurga-MU yang begitu indah...
akankah aku bisa kesana?ampunan dari-MU yang bisa mengantarkanku kesana...
Ya Rabb.....
hamba berharap Engaku tak bosan mendengar segala rintihanku...
karena hanya engkaulah tempatku bersandar..
hanya pada-MU tenpatku mengdau dan hanya kepada-MU aku bersujud...
hanya Engkau yang tahu seberapa rindu hamba pada-MU dan pada Rasul2MU...
namun...akankah ku dapat menjumpai??
Ya Allah....
jika waktu ini Engkau hentikan sekarang, ku hanya berharap kasih sayang dan cinta-MU untuk menyelamtkan aku dari siksa di akhirat nanti...
Ya Rabb....
beri aku waktu dan umur yang cukup..agar kudapat termasuk kedalam orang2 yang kan berjumpa denganMU.....
Ya Rahman....
ampunkan hamba..
begitu banyak dosa yang tak terukur disebabkan oleh kelalaianku sendiri dan nafsu yang kadang tak terkendali oleh rasa ego yang tinggi...
Ya Rabb....
hanya Engkau yang tau seberapa rasa sayang, cinta dan rinduku pada-MU
banyak waktu yang terbuang dengan sia-sia....
malam-malam yang terlewat karena terlelap dalam buaian dunia
astagfirulallah al'adzim.........
rintihan hatiku yang kutujukan hanya pada-MU...
ku berharap masih ada kesempatan sekali lagi untuk memperbaiki segalanya...
ku yakin Engakau akan memberikan untukku...
karena limpahan kasih sayang dan CintaMU selalu tercurah untuk hamba-hamba yang senantiasa berusaha memperbaiki dirinya....
Read More......
Aku memiliki dunia yang baru yang menceritakan tentang kecerian, kebersamaan, ketulusan hati dan persahabatan.
Dunia yang membuatku jadi berbeda, yang membuatku bisa bermanfaat tuk orang lain, yang membuatku bisa menciptakan kreasi sendiri.
Dunia yang makin membuatku bisa lebih banyak belajar dan menyongsong masa depan yang lebih baik, dengan selusin planning kedepan...
Dunia itu bernama kampus…dunia kampus..yah..inilah dunia baruku..
Aku seakan lebih bisa menata kembali puing2 rencana yang berserakan dan tak punya arah yang pasti....
aku bisa melihat harapan dan berbagai peluang yang dapat ku raih dengan dunia baruku ini....
Dunia yang penuh warna dan beragam karakter, membuat perbedaan itu selalu ada,
mulai dari perbedaan paradigma, fikroh dan life style...
Tapi tak ada yang salah dari perbedaan itu, justru perbedaan itulah yang menyatukan kami dengan kuatnya kebersamaan.
Jika ada temen yang ditimpa musibah..temen2 kelasku dengan spontan mengimpulkan kami tuk bersama-sama membantu teman yag tertimpa musibah, begitu eratnya rasa social mereka...I love u my Friends..^_^
inilah duniaku....dan aku sedang menikmatinya...
Read More......